Program Perkuliahan Karyawan
INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI

ITB STIKOM BALI
Kampus

ITB STIKOM Bali Gelar DIKLATDAS XX, Bentuk Relawan Muda Berjiwa Kemanusiaan

ITB STIKOM Bali melalui UKM KSR-PMI menggelar DIKLATDAS XX untuk membentuk relawan muda yang siap menghadapi situasi darurat dan memiliki jiwa kemanusiaan.

ITB STIKOM Bali Gelar DIKLATDAS XX, Bentuk Relawan Muda Berjiwa Kemanusiaan

DIKLATDAS XX Jadi Wadah Pembentukan Karakter Relawan Mahasiswa

Mahasiswa Dibekali Nilai Kepalangmerahan dan Kesiapsiagaan Bencana

Simulasi Kecelakaan Bus Pariwisata Uji Kemampuan Peserta

Malam Keakraban Perkuat Solidaritas Antar Relawan Muda

10 Peserta Resmi Dikukuhkan Menjadi Anggota Baru KSR-PMI ITB STIKOM Bali

ITB STIKOM Bali Dorong Mahasiswa Berkontribusi Lewat Semangat Kemanusiaan

 

Di tengah berbagai tantangan sosial dan bencana yang dapat terjadi kapan saja, keberadaan relawan muda menjadi salah satu elemen penting dalam membantu masyarakat. Tidak hanya membutuhkan keberanian, seorang relawan juga harus memiliki kemampuan dasar pertolongan, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut terus ditanamkan melalui kegiatan kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi, salah satunya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (UKM KSR-PMI) Unit ITB STIKOM Bali. Organisasi mahasiswa ini kembali menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATDAS) XX sebagai proses kaderisasi untuk membentuk anggota baru yang memiliki jiwa kemanusiaan dan semangat kesukarelawanan.

Mengusung tema “Bersatu dalam Garis Kemanusiaan, Tumbuh Bersama dalam Kebersamaan”, kegiatan DIKLATDAS XX adalah rangkaian pelatihan teori, praktik lapangan, simulasi kebencanaan, hingga pelantikan anggota baru. Melalui kegiatan ini, mahasiswa ITB STIKOM Bali tidak hanya mengembangkan kemampuan organisasi, tetapi juga mempersiapkan diri untuk berkontribusi kepada masyarakat.

DIKLATDAS XX Jadi Wadah Pembentukan Karakter Relawan Mahasiswa

DIKLATDAS XX merupakan program kerja tahunan UKM KSR-PMI Unit ITB STIKOM Bali yang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan calon anggota baru. Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan berbagai kemampuan dasar yang dibutuhkan seorang relawan kemanusiaan.

Pelaksanaan DIKLATDAS XX dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 19-21 Juli 2026 di Kampus ITB STIKOM Bali Renon dengan fokus pada pembekalan materi dasar. Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan pada 22-26 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Wana Harum Sekartaji, Tabanan, melalui berbagai praktik lapangan dan simulasi kondisi darurat. Melalui metode pembelajaran tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep kepalangmerahan secara teori, tetapi juga belajar menerapkan keterampilan dalam situasi yang menyerupai kondisi nyata.

Mahasiswa Dibekali Nilai Kepalangmerahan dan Kesiapsiagaan Bencana

Ketua Panitia DIKLATDAS XX, Cokorda Istri Kanya, menjelaskan bahwa kegiatan pembukaan dilaksanakan di Aula Kampus ITB STIKOM Bali Renon dan dibuka secara resmi oleh Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Forum Relawan Kota Denpasar, PMI Kota Denpasar, Pembina UKM KSR-PMI Unit ITB STIKOM Bali, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), hingga perwakilan KSR perguruan tinggi se-Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Sebanyak 10 mahasiswa ITB STIKOM Bali mengikuti DIKLATDAS XX sebagai calon anggota baru UKM KSR-PMI. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi dari fasilitator dan pelatih PMI Kota Denpasar. Materi yang diberikan meliputi:

  • nilai-nilai kepalangmerahan;
  • prinsip dasar Gerakan Palang Merah;
  • kepemimpinan;
  • kerja sama tim;
  • serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Pembekalan tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk memahami peran relawan sekaligus membangun karakter yang bertanggung jawab ketika berada di lapangan.

Simulasi Kecelakaan Bus Pariwisata Uji Kemampuan Peserta

Salah satu rangkaian penting dalam DIKLATDAS XX adalah praktik lapangan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Wana Harum Sekartaji. Pada tahap ini, peserta diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan berbagai materi yang telah dipelajari selama pelatihan.

Puncak kegiatan praktik berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, melalui simulasi penanganan kecelakaan bus pariwisata. Dalam kegiatan tersebut, peserta menghadapi skenario yang membutuhkan koordinasi cepat, kerja sama tim, serta kemampuan melakukan pertolongan pertama kepada korban.

Melalui simulasi ini, mahasiswa belajar bahwa tugas relawan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga ketenangan dalam mengambil keputusan, komunikasi yang baik, dan kemampuan bekerja bersama dalam situasi penuh tekanan. Kegiatan tersebut menjadi gambaran mengenai kondisi yang mungkin dihadapi relawan ketika memberikan bantuan dalam situasi bencana maupun keadaan darurat.

Malam Keakraban Perkuat Solidaritas Antar Relawan Muda

Selain pembekalan dan praktik lapangan, DIKLATDAS XX juga menjadi ruang untuk membangun hubungan antaranggota melalui kegiatan Malam Keakraban. Kegiatan yang berlangsung pada malam hari tersebut dihadiri oleh civitas akademika ITB STIKOM Bali, berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa, Forum Relawan Kota Denpasar, PMI Kota Denpasar, BEM, DPM, serta KSR perguruan tinggi se-Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Rangkaian acara diawali dengan penyalaan api unggun dan pembacaan tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagai simbol penguatan nilai kemanusiaan. Suasana kebersamaan kemudian semakin terasa melalui berbagai kegiatan seperti penampilan yel-yel peserta, pemberian penghargaan peserta dan panitia terbaik, pentas seni, hingga pemutaran video persembahan dari panitia. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya membangun kedekatan antar anggota, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas sebagai bagian dari keluarga besar KSR-PMI.

10 Peserta Resmi Dikukuhkan Menjadi Anggota Baru KSR-PMI ITB STIKOM Bali

Rangkaian DIKLATDAS XX resmi berakhir pada Minggu, 26 Juli 2026, melalui pelaksanaan upacara pelantikan peserta. Sebanyak 10 peserta dinyatakan lulus setelah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, pelatihan, serta evaluasi yang telah ditentukan oleh panitia dan fasilitator.

Prosesi tersebut dilanjutkan dengan pengukuhan anggota baru UKM KSR-PMI Unit ITB STIKOM Bali sebagai relawan yang siap menjalankan tugas kemanusiaan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Kepala Bidang Penanggulangan Bencana sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian DIKLATDAS XX.

ITB STIKOM Bali Dorong Mahasiswa Berkontribusi Lewat Semangat Kemanusiaan

Melalui penyelenggaraan DIKLATDAS XX, UKM KSR-PMI Unit ITB STIKOM Bali menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan praktis, kerja sama tim, serta kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi berbagai kondisi nyata. Dengan bekal pelatihan kemanusiaan yang diberikan, mahasiswa ITB STIKOM Bali diharapkan mampu menjadi relawan muda yang berintegritas, adaptif, dan siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Bagi kamu yang ingin mengembangkan potensi diri melalui pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mendukung pengembangan karakter dan kompetensi mahasiswa, ITB STIKOM Bali melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dapat menjadi salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan sambil tetap menjalankan aktivitas profesional. Kunjungi website stikombali.id. untuk memperoleh informasi mengenai program studi, biaya kuliah, jadwal perkuliahan, hingga proses pendaftaran. Jangan lupa ikuti Instagram, TikTok, LinkedIn, atau bergabung di Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar selalu mendapatkan informasi terbaru seputar pendidikan tinggi, beasiswa, perkembangan teknologi, dan penerimaan mahasiswa baru.

Artikel ini merupakan hasil saduran dan pengembangan dari informasi resmi ITB STIKOM Bali. Informasi disusun kembali dengan bahasa yang lebih sederhana tanpa mengubah substansi utama kegiatan.